Mental
Health pada Generasi Muda
Kesehatan tidak hanya mengenai tentang fisik, tetapi juga
tentang mental. Apa gunanya punya fisik yang sehat, tetapi Kesehatan mentalnya
terganggu?. Ketika kondisi kesehatan mental seseorang terganggu, pola pikir, cara
merasakan, dan tindakan
seseorang juga akan terganggu. Kehidupan orang yang mengalami gangguan
kesehatan mental juga akan terganggu, potensi yang ia miliki tidak berkembang
dengan maksimal. Banyak orang yang mengalami gangguan Kesehatan mental, bahkan
hingga melakukan tindakan bunuh diri karena merasa tidak sanggup menghadapi
tekanan yang ia hadapi.
Berdasarkan WHO Global Health Estimates, estimasi jumlah
kematian akibat bunuh diri di seluruh dunia adalah sejumlah 793.000 kematian
pada tahun 2016 atau 10,6 kematian per 100.000 penduduk atau 1 kematian tiap 40
detik. Bunuh diri juga merupakan penyebab 1,4% kematian di seluruh dunia,
merupakan ranking ke-18 penyebab kematian terbanyak, dan menjadi penyebab
kematian kedua pada kelompok 15-29 tahun. Dari data tersebut dapat dapat
terlihat bagaimana pentingnya kesehatan mental pada seseorang.
Banyaknya kasus bunuh diri di kelompok umur 15-29 tahun
membuktikan bahwa generasi muda rentan menghadapi gangguan Kesehatan mental.
Umumnya gangguan Kesehatan mental pada generasi muda terjadi akibat tekanan
dari lingkungan sekitar seperti bullying, kekurangan kasih saying orang tua,
kekerasan, senioritas, dan lain-lain. Kurangnya dukungan dari orang sekitar
membuat ia merasa sendirian, dan tidak bisa menghadapi tekanan yang
diterimanya.
Selain hal hal tersebut, risiko dari gangguan Kesehatan
mental juga bisa memungkinkan terjadinya pergaulan bebas untuk melarikan diri
dari tekanan atau masalah yang mereka hadapi seperti alkohol, obat-obatan
terlarang, sex bebas, dan lain-lain. Oleh karena itu, masalah yang terjadi
akibat gangguan Kesehatan mental bisa menjadi sangat parah.
Masalah-masalah
gangguan Kesehatan mental yang umumnya terjadi adalah Stres, Kecemasan yang
berlebihan, dan depresi. tres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan
yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental. Seseorang yang stres
biasanya akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. Stres juga dapat
mengganggu konsentrasi, mengurangi motivasi, dan pada kasus tertentu, memicu
depresi. Stres bukan saja dapat memengaruhi psikologi penderitanya, tetapi juga
dapat berdampak kepada cara bersikap dan kesehatan fisik mereka. Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang
mengalami stres, sebagian di antaranya adalah masalah keuangan, hubungan
sosial, atau tuntutan di dalam pekerjaan. Untuk mengatasi stres, kunci utamanya
adalah mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusinya.
Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis ketika
seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit
dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-harinya. Bagi
sebagian orang normal, rasa cemas biasanya timbul pada suatu kejadian tertentu
saja, misalnya saat akan menghadapi ujian di sekolah atau wawancara kerja.
Namun pada penderita gangguan kecemasan, rasa cemas ini kerap timbul pada tiap
situasi. Itu sebabnya orang yang mengalami kondisi ini akan sulit merasa rileks
dari waktu ke waktu. Selain gelisah atau rasa takut yang berlebihan, gejala
psikologis lain yang bisa muncul pada penderita gangguan kecemasan adalah
berkurangnya rasa percaya diri, menjadi mudah marah, stres, sulit
berkonsentrasi, dan menjadi penyendiri. Meski penyebab gangguan kecemasan belum
diketahui secara pasti, beberapa faktor diduga dapat memicu munculnya kondisi
tersebut. Di antaranya adalah trauma akibat intimidasi, pelecehan, dan
kekerasan di lingkungan luar ataupun keluarga. Faktor risiko lainnya adalah
stres berkepanjangan, gen yang diwariskan dari orang tua, dan ketidakseimbangan
hormon serotonin dan noradrenalin di dalam otak yang berfungsi mengendalikan
suasana hati. Gangguan kecemasan juga dapat dipicu oleh penyalahgunaan minuman
keras dan obat-obatan terlarang.
Dari
penjelasan di atas dapat kita ketahui bahwa dampak Kesehatan mental pada
kehidupan sangatlah penting. Gangguan Kesehatan mental sebaiknya kita cegah mulai
dari sekarang dengan memelihara pikiran positif, melakukan kegiatan-kegiatan
positif, cukup beristirahat, menjaga hubungan baik dengan orang lain, dan
lain-lain. Jika sudah merasa gejala gejala gangguan Kesehatan mental mulai
terasa sebaiknya segera konsultasikan dengan psikolog atau psikiater.
Komentar
Posting Komentar